Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer dipakai. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Selanjutnya penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
Sekarang network sudah sangat berkembang hingga alamat Internet Protocol (IP) sudah sangat terbatas penggunaanya karena banyaknya user yang terkoneksi dengan internet. Perkembangan ini sungguh sangat menakjubkan karena hausnya manusia untuk menambah ilmu dan berkoneksi dengan internet. Sayangnya, perkembangan jaringan internet ini sulit unutk ditanggulangi. Salah satu keputusan yang sangat bijak adalah menggunakan jaringan seprerlu dan sesuai dengan kebutuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar